Dari Infak Subuh ke Tangan Anak Yatim: Kisah Haru 815 Senyum di Blora

SHARE:

BLORA — Ratusan pasang mata berbinar memenuhi Pendopo Rumah Dinas Bupati Blora, Rabu (25/6/2026). Di tengah momentum 10 Muharram 1448 Hijria...

BLORA — Ratusan pasang mata berbinar memenuhi Pendopo Rumah Dinas Bupati Blora, Rabu (25/6/2026). Di tengah momentum 10 Muharram 1448 Hijriah, sebanyak 815 anak yatim menerima santunan dalam kegiatan Gebyar Gastra (Gerakan Subuh Sejahtera) yang digelar BAZNAS Kabupaten Blora bersama Pemerintah Kabupaten Blora.
Mereka datang dengan cerita yang berbeda-beda. Ada yang kehilangan ayah sejak masih balita, ada pula yang harus tumbuh dewasa lebih cepat karena keadaan. Namun siang itu, mereka dipertemukan oleh satu hal yang sama: kepedulian.

Amplop santunan yang mereka terima mungkin tidak mampu menggantikan sosok yang telah tiada. Namun di balik bantuan tersebut tersimpan pesan yang jauh lebih besar: bahwa mereka tidak sendiri.

Dari Subuh yang Sunyi, Lahir Kebaikan yang Menghidupkan Harapan

Di balik santunan yang diterima ratusan anak yatim itu, tersimpan fakta yang menarik. Dana yang disalurkan bukan berasal dari zakat, melainkan dari infak yang dihimpun melalui Gerakan Subuh Sejahtera (Gastra) ,sebuah kebiasaan berbagi yang dimulai sejak usai salat subuh.

Ketua BAZNAS Kabupaten Blora, Sutaat, menjelaskan bahwa program santunan yatim merupakan agenda rutin tahunan yang dibiayai dari infak masyarakat yang dikumpulkan melalui kegiatan Gastra yang diinisiasi oleh Bupati Blora Arief Rohman S.IP., M.Si .

"Santunan ini bukan berasal dari dana zakat. Dana yang digunakan berasal dari infak Gerakan Subuh Sejahtera. Ini membuktikan bahwa kebiasaan sederhana untuk berbagi setelah salat subuh mampu menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya anak-anak yatim," ujarnya.

Menurutnya, anak-anak yatim yang hadir langsung berasal dari Kecamatan Blora, Jepon, Banjarejo, dan Tunjungan. Sementara penerima dari wilayah lainnya tetap memperoleh santunan melalui koordinator di masing-masing kecamatan.

Ketika Kepedulian Warga Berubah Menjadi Gerakan Sosial yang Besar

Apa yang bermula dari kebiasaan berbagi selepas subuh kini tumbuh menjadi gerakan sosial yang memberikan manfaat luas bagi masyarakat.

Sutaat mengungkapkan bahwa penghimpunan dana Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) di Kabupaten Blora terus mengalami peningkatan dari tahun ke tahun. Pada 2022 penghimpunan berada di angka Rp8,1 miliar. Angka tersebut meningkat menjadi Rp10,1 miliar pada 2023, mendekati Rp12,5 miliar pada 2024, dan mencapai Rp14,2 miliar pada 2025.

Sementara hingga pertengahan tahun 2026, dana yang telah berhasil dihimpun mencapai sekitar Rp8,6 miliar.
"Peningkatan ini menunjukkan bahwa kesadaran masyarakat untuk berbagi semakin baik. Kami bersyukur kepercayaan masyarakat kepada BAZNAS terus meningkat dan menjadi kekuatan besar untuk membantu sesama," katanya.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh muzaki, Pemerintah Kabupaten Blora, ASN, pelaku usaha, serta masyarakat yang selama ini konsisten mendukung berbagai program sosial BAZNAS.

Menjangkau yang Lemah, Menguatkan yang Membutuhkan

Dana yang dihimpun BAZNAS tidak hanya disalurkan dalam bentuk santunan anak yatim. Dana umat tersebut juga digunakan untuk menjalankan lima program utama yang menyentuh berbagai aspek kehidupan masyarakat.

Melalui program pendidikan, BAZNAS membantu siswa kurang mampu agar tetap dapat melanjutkan sekolah. Di bidang kesehatan, bantuan diberikan kepada warga yang membutuhkan layanan medis. Pada sektor ekonomi, BAZNAS mendorong pemberdayaan masyarakat melalui bantuan usaha produktif.

Selain itu, bantuan kemanusiaan terus diberikan kepada warga yang terdampak bencana maupun kondisi darurat lainnya, sementara program dakwah menjadi sarana penguatan nilai-nilai keagamaan dan sosial di tengah masyarakat.

Lima program tersebut menjadi bukti bahwa zakat, infak, dan sedekah tidak hanya meringankan beban sesaat, tetapi juga menjadi instrumen pemberdayaan yang membantu masyarakat bangkit dan mandiri.

"Kami Hanya Jembatan, Kebaikan Itu Milik Masyarakat"

Menjelang berakhirnya kegiatan, satu per satu anak-anak yatim mulai meninggalkan pendopo. Sebagian menggenggam erat amplop santunan, sebagian lainnya tersenyum sambil bercengkerama dengan teman-temannya.
Di tengah suasana itu, Sutaat menyampaikan harapannya agar semangat berbagi terus tumbuh di tengah masyarakat Blora.

"Visi kami adalah menjadikan BAZNAS sebagai lembaga utama dalam menyejahterakan umat. Namun sejatinya kami hanya jembatan. Kebaikan ini lahir dari masyarakat, oleh masyarakat, dan kembali untuk masyarakat.Setiap infak, sedekah, dan zakat yang diberikan akan menjadi manfaat bagi mereka yang membutuhkan," tuturnya.

Gebyar Gastra 10 Muharram 1448 Hijriah menjadi bukti bahwa perubahan besar tidak selalu lahir dari langkah besar. Terkadang, ia bermula dari kebiasaan sederhana setelah salat subuh, dari tangan-tangan yang ikhlas berbagi, lalu tumbuh menjadi harapan bagi ratusan anak yatim.

Di Blora, kebaikan ternyata memiliki cara sendiri untuk menemukan jalannya. Berangkat dari subuh yang sunyi, lalu menjelma menjadi senyum yang begitu berarti.
Nama

Berita Blora,877,Berita DPRD,75,Berita Jateng,10,Berita Pusat,8,Budaya,47,Desa,30,Download,1,Ekonomi,44,Event,59,geologi,9,gerakan,17,Infrastruktur,46,Investasi,2,Kamtibmas,60,keluarga,4,Kemanusiaan,10,Kesehatan,38,Ketahanan Pangan,11,Korupsi,1,Layanan,9,Lingkungan HIdup,17,Lowongan Kerja,1,Olahraga,19,Opini Blora,26,Pemerintahan,66,Pemuda,8,Pendidikan,90,Perbankan,2,Perempuan,3,Pertambangan,1,pertanahan,1,Pertanian,21,Pilkades Serentak,2,Polhukam,107,Politik,83,Produk,5,Publik Figur,8,religi,4,Sastra,1,Sosial,109,TNI,10,Ulasan Produk,3,umkm,2,Wisata,5,
ltr
item
BLORAWEB: Dari Infak Subuh ke Tangan Anak Yatim: Kisah Haru 815 Senyum di Blora
Dari Infak Subuh ke Tangan Anak Yatim: Kisah Haru 815 Senyum di Blora
https://blogger.googleusercontent.com/img/a/AVvXsEg_R0OXtfhVktitwJ8DzTyjgh0wQcqHUHf19QwZ_BvlqMLaoEHPFKvQX3Elqd2io7E3UZLdskF214hes6tbxVazK46dwELM-GVK7nIm8IINaXJ8Su4k87oggBPBEObxw0Pc_PVXJ4NlZBtXzQplhBdCRK-WVtcm5wjqKNN2CJUjleZKWtzmn9DpZs9xrwn1
https://blogger.googleusercontent.com/img/a/AVvXsEg_R0OXtfhVktitwJ8DzTyjgh0wQcqHUHf19QwZ_BvlqMLaoEHPFKvQX3Elqd2io7E3UZLdskF214hes6tbxVazK46dwELM-GVK7nIm8IINaXJ8Su4k87oggBPBEObxw0Pc_PVXJ4NlZBtXzQplhBdCRK-WVtcm5wjqKNN2CJUjleZKWtzmn9DpZs9xrwn1=s72-c
BLORAWEB
https://www.bloraweb.com/2026/06/dari-infak-subuh-ke-tangan-anak-yatim.html
https://www.bloraweb.com/
https://www.bloraweb.com/
https://www.bloraweb.com/2026/06/dari-infak-subuh-ke-tangan-anak-yatim.html
true
8304592902863202145
UTF-8
Muat Semua Berita Berita Tidak Ditemukan LIHAT SEMUA Baca Balas Batal Balas Delete By Home HALAMAN POSTS Lihat Semua REKOMENDASI UNTUK ANDA KATEGORI ARSIP CARI SELURUH BERITA Not found any post match with your request Back Home Minggu Senin Selasa Rabu Kamis Jumat Sabtu Ming Sen Sel Rab Kam Jum Sab Januari Februari Maret April Mei Juni Juli Agustus September Oktober November Desember Jan Feb Mar Apr Mei Jun Jul Ags Sep Okt Nov Des Baru 1 menit lalu $$1$$ menit lalu 1 jam lalu $$1$$ jam lalu Kemarin $$1$$ hari lalu $$1$$ minggu lalu lebih dari 5 minggu lalu Followers Follow THIS PREMIUM CONTENT IS LOCKED STEP 1: Share to a social network STEP 2: Click the link on your social network Copy All Code Select All Code All codes were copied to your clipboard Can not copy the codes / texts, please press [CTRL]+[C] (or CMD+C with Mac) to copy Table of Content