BLORA, (30/6/2026) – Malam di tengah gelap yang diterangi obor dan api unggun, 75 personel Polres Blora resmi menyandang pangkat baru. Momen...
BLORA, (30/6/2026) – Malam di tengah gelap yang diterangi obor dan api unggun, 75 personel Polres Blora resmi menyandang pangkat baru. Momen yang bertepatan dengan puncak peringatan Hari Bhayangkara ke-80 ini bukanlah seremonial biasa, melainkan pengakuan atas perjuangan panjang yang ditempuh dengan integritas.
Kapolres Blora, AKBP Wawan Andi Susanto, dengan tegas menyatakan bahwa kenaikan pangkat bukan hadiah yang jatuh begitu saja. Ia adalah buah dari loyalitas, kerja keras, dan catatan pengabdian yang bersih selama bertugas.
"Kenaikan pangkat bagi anggota Polri ini tidak serta-merta naik begitu saja. Dibutuhkan dedikasi, loyalitas, semangat kerja, serta tidak memiliki permasalahan. Itu menjadi syarat utama bagi seorang anggota kepolisian untuk memperoleh kenaikan pangkat," ujar Kapolres di hadapan para personel dan undangan.
Syarat Mutlak Adalah Rekam Jejak yang Terjaga
AKBP Wawan menekankan bahwa proses kenaikan pangkat merupakan cerminan dari penilaian menyeluruh terhadap kinerja seorang anggota. Ia berharap momen ini menjadi suntikan motivasi bagi seluruh jajaran untuk terus meningkatkan kualitas pengabdian, baik saat bertugas maupun dalam kehidupan bermasyarakat.
"Pangkat adalah rezeki dan amanah yang harus diemban dengan penuh tanggung jawab serta selalu disyukuri," tambahnya.
Dari total 75 personel yang menerima kenaikan pangkat, terdiri dari anggota dari jenjang perwira hingga brigadir. Hal ini menunjukkan bahwa penghargaan diberikan secara proporsional kepada seluruh elemen yang menunjukkan prestasi dan dedikasi tinggi.
Obor dan Api Unggun, Simbol Renungan Suci Pengabdian
Rangkaian acara semakin sarat makna dengan digelarnya prosesi penyalaan obor dan api unggun. Kapolres menjelaskan bahwa tradisi ini merupakan simbol renungan suci bagi seluruh anggota Polri untuk mengingat kembali hakikat pengabdian mereka kepada rakyat.
"Itu sebagai renungan suci. Kita sebagai manusia harus selalu melakukan refleksi terhadap apa yang sudah dilakukan kepada masyarakat. Harapannya, ke depan anggota Polri semakin berintegritas, humanis, terus melayani masyarakat dengan baik, dan menjadi polisi yang selalu diharapkan masyarakat," pungkasnya.
Polri Adalah Milik Masyarakat, Jadilah Panutan
Di akhir amanatnya, Kapolres menyampaikan pesan mendalam yang menjadi pengingat bagi seluruh anggota. Ia mengajak jajaran Polres Blora untuk terus menjadi insan yang membawa manfaat, baik di lingkungan keluarga, tempat kerja, maupun di tengah komunitas.
"Saya berpesan kepada seluruh anggota Polres Blora agar selalu menjadi polisi yang baik di tengah masyarakat. Polri adalah milik masyarakat dan untuk masyarakat. Karena itu, anggota Polres Blora harus menjadi panutan, baik di lingkungan keluarga maupun masyarakat," tegasnya.
Momen kenaikan pangkat yang dibingkai dengan peringatan Hari Bhayangkara ke-80 ini menjadi bukti nyata bahwa pengabdian seorang polisi tidak pernah berhenti. Setiap kenaikan pangkat adalah janji baru untuk melayani, melindungi, dan mengayomi dengan sepenuh hati.