BLORA - Teknologi, keterbukaan informasi, dan verifikasi berlapis membuat proses penerimaan siswa semakin transparan serta minim celah inter...
BLORA - Teknologi, keterbukaan informasi, dan verifikasi berlapis membuat proses penerimaan siswa semakin transparan serta minim celah intervensi
Pemerintah Kabupaten Blora melalui Dinas Pendidikan terus memperkuat transparansi dalam pelaksanaan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Ajaran 2026/2027. Seluruh proses penerimaan siswa jenjang SD dan SMP kini dilakukan secara daring (online) dan dapat dipantau secara terbuka oleh masyarakat.
Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Blora, Sunaryo, menegaskan bahwa sistem yang diterapkan saat ini membuat setiap tahapan seleksi dapat diawasi bersama. Mulai dari data pendaftar, skor, jalur pendaftaran, hingga status penerimaan peserta didik ditampilkan secara terbuka dalam sistem.
"Kami ingin memastikan proses penerimaan berjalan transparan dan akuntabel. Semua data dapat dilihat, sehingga apabila ada ketidaksesuaian akan lebih mudah diketahui," ujarnya.
Menurut Sunaryo, mekanisme tersebut sekaligus mempersempit peluang terjadinya intervensi maupun praktik-praktik yang tidak sesuai aturan. Ia bahkan mengaku tidak melayani permintaan bantuan terkait penerimaan siswa karena hasil seleksi sepenuhnya ditentukan oleh sistem berdasarkan data peserta.
Verifikasi Data Diperketat
Untuk menjamin keakuratan proses seleksi, pengawasan diperkuat terutama pada jalur afirmasi dan domisili yang menjadi perhatian masyarakat.
Pada jalur afirmasi, sistem SPMB telah terintegrasi langsung dengan Data Terpadu Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) milik Kementerian Sosial. Dengan mekanisme tersebut, peserta yang tidak tercatat dalam DTSEN secara otomatis tidak dapat melanjutkan proses seleksi pada jalur tersebut.
Sementara itu, untuk jalur domisili, Dinas Pendidikan bekerja sama dengan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) dalam melakukan verifikasi data kependudukan. Kesesuaian antara Kartu Keluarga, ijazah, dan dokumen pendukung lainnya menjadi bagian penting dalam proses pemeriksaan.
Belajar dari Pengalaman Sebelumnya
Sunaryo mengungkapkan bahwa pada pelaksanaan penerimaan tahun-tahun sebelumnya pernah ditemukan kasus penggunaan dokumen yang tidak sesuai ketentuan. Berkat pengawasan dan laporan dari masyarakat, kasus tersebut dapat ditindaklanjuti hingga status kelulusan peserta dibatalkan.
Karena itu, pihaknya mengimbau seluruh calon peserta didik dan orang tua untuk mengikuti proses pendaftaran secara jujur serta sesuai ketentuan yang berlaku.
"Kami berharap seluruh masyarakat turut mengawasi dan mendukung pelaksanaan SPMB agar berjalan adil, transparan, dan memberikan kesempatan yang sama bagi seluruh peserta," katanya.
Jadwal Pendaftaran dan Pengumuman
Pendaftaran SPMB jenjang Sekolah Dasar (SD) dibuka pada 3–6 Juni 2026 dan hasil seleksi diumumkan pada 9 Juni 2026.
Sedangkan pendaftaran jenjang Sekolah Menengah Pertama (SMP) berlangsung pada 9–11 Juni 2026 dengan pengumuman hasil seleksi pada 13 Juni 2026.