BLORA,16 Agustus 2026 - Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Blora mengerahkan kekuatan penuh melalui Tim Unit Reaksi Cepat (URC) dal...
BLORA,16 Agustus 2026 - Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Blora mengerahkan kekuatan penuh melalui Tim Unit Reaksi Cepat (URC) dalam operasi patroli intensif yang mencoba menggangu Harkamtibmas di wilayah Kabupaten Blora. Langkah ini diambil sebagai benteng pertahanan terdepan untuk memberantas dan mengantisipasi aksi kejahatan 3C (Curat, Curas, dan Curanmor) yang mengintai masyarakat di jalur lintas kabupaten.
Titik Nol Kerawanan: Pertigaan Gagakan, Pasar Kunduran, Hingga Depan Masjid Baitul Makmur
Patroli masif ini secara spesifik menyasar tiga lokasi krusial yang dinilai memiliki potensi gangguan keamanan tinggi. Tim bergerak cepat menyisir Pertigaan Gagakan Kunduran yang merupakan jalur gelap rawan kejahatan, kawasan Pasar Kunduran yang menjadi pusat aktivitas ekonomi dan keramaian publik, serta area depan Masjid Baitul Makmur, Desa Klolah, yang kerap dijadikan tempat singgah warga. Dengan penyisiran di titik-titik ini, Polres Blora menegaskan bahwa tidak ada sudut gelap bagi pelaku kejahatan untuk bersembunyi.
AKP Zainul Arifin: "Tidak Ada Ampun untuk Pelaku"
Patroli spektakuler ini dipimpin langsung oleh Kasat Reskrim Polres Blora, AKP Zainul Arifin, S.H., M.H. Dengan tegas ia menyatakan bahwa aparat kepolisian tidak akan memberikan ruang gerak sedikit pun bagi para pelaku kriminal. Dalam arahannya di lapangan, ia menekankan bahwa tindakan preemtif dan represif akan terus digalakkan secara bergiliran pada jam-jam rawan.
"Kami tidak main-main. Patroli ini adalah tindakan tegas terhadap para pelaku kejahatan. Jika ada yang nekat mengganggu Harkamtibmas di Blora, kami akan kejar dan tindak tegas sesuai hukum yang berlaku. Tidak ada kompromi untuk pencuri maupun pelaku kekerasan," seru AKP Zainul Arifin dengan nada lantang di sela-sela pengawalan patroli.
Gerakan Kolaboratif: Polisi dan Rakyat Bersatu Lawan Kriminalitas
Selain menyisir lokasi, petugas URC juga melakukan pendekatan humanis dengan berdialog langsung dengan warga dan pengguna jalan. Masyarakat diimbau untuk tidak lengah dan segera mengaktifkan kembali sistem keamanan lingkungan (Siskamling). Kapolres berharap sinergi antara Polri dan elemen masyarakat menjadi tameng paling ampuh untuk menciptakan efek jera.
Teguran Keras: Laporkan Segera, Polisi Siap 24 Jam!
Dalam kesempatan tersebut, AKP Zainul Arifin mengingatkan agar warga tidak segan-segan melaporkan setiap aktivitas mencurigakan. Ia menjamin kerahasiaan pelapor dan memastikan petugas akan merespons dengan cepat.
"Keamanan adalah tanggung jawab kita bersama. Jika melihat hal mencurigakan, segera hubungi kami. Kami hadir siang dan malam untuk melindungi masyarakat Blora," pungkasnya.
Dengan patroli URC yang terus berlanjut ini, Polres Blora optimis mampu menekan angka kriminalitas dan menjaga kondusivitas wilayah, khususnya di jalur strategis Blora - Purwodadi.