Bupati Blora Arief Rohman resmi buka Pesantren Ramadhan 2026, perkuat fondasi akhlak siswa SD-SMP melalui inovasi Sekolah Sisan Ngaji.
Gema religi merambah ke lorong-lorong sekolah di seluruh Kabupaten Blora seiring dimulainya agenda Pesantren Ramadhan 1447 H. Bupati Blora, Dr. H. Arief Rohman, M.Si., secara resmi membuka kegiatan sakral ini di SMP N 1 Randublatung pada Rabu (25/2/2026). Momentum ini menjadi tonggak penting dalam upaya Pemerintah Kabupaten Blora memperkuat karakter materiil dan spirituil siswa di tingkat Sekolah Dasar (SD) serta Sekolah Menengah Pertama (SMP).
Didampingi jajaran Kepala Dinas Pendidikan, Kemenag Blora, hingga Plt Camat Randublatung, Bupati menyampaikan apresiasi mendalam kepada DPD Asosiasi Guru Pendidikan Agama Islam Indonesia (AGPAII) Kabupaten Blora. Sinergi antara pendidik dan pemerintah daerah ini dinilai sebagai langkah konkret dalam membangun benteng moral bagi anak-anak di tengah tantangan zaman yang kian kompleks.
Menanamkan Nilai Ketakwaan Sejak Dini
Program Pesantren Ramadhan tahun ini dirancang sebagai instrumen penguatan nilai-nilai keimanan, ketakwaan, serta kedisiplinan. Bupati Arief Rohman menegaskan bahwa pendidikan bukan sekadar transfer ilmu pengetahuan, melainkan proses penanaman kepedulian dan fondasi akhlak yang kokoh. Harapannya, kegiatan positif ini terus terjaga konsistensinya dan diselenggarakan secara rutin setiap tahun sebagai tradisi intelektual-religius di sekolah-sekolah.
Keberhasilan Blora dalam mengelola pendidikan agama bahkan telah diakui di level tertinggi. Prestasi membanggakan sebagai Juara I Nasional kategori daerah peduli dan berkomitmen dalam pengembangan pendidikan agama Islam menjadi bukti sahih efektivitas kolaborasi antara Dinas Pendidikan dan Kemenag. Inovasi-inovasi pengajaran yang lahir dari tangan dingin para guru agama di Blora kini membuahkan hasil nyata yang diakui secara luas.
Sekolah Sisan Ngaji: Inovasi Blora untuk Indonesia
Salah satu primadona kebijakan pendidikan di Bumi Mustika yang mendapat sorotan adalah program "Sekolah Sisan Ngaji". Inovasi ini telah bertransformasi menjadi rujukan nasional bagi daerah lain yang ingin mereplikasi kesuksesan integrasi pendidikan formal dengan pendalaman kitab suci. Bupati meminta seluruh kepala sekolah untuk terus memberikan dukungan penuh terhadap inovasi ini agar setiap sekolah memiliki ciri khas dalam pengembangan karakter siswanya.
"Kita punya program Sekolah Sisan Ngaji yang Alhamdulillah sudah menjadi percontohan bagi daerah lain untuk belajar. Inovasi ini adalah bekal berharga bagi anak-anak kita dalam menghadapi masa depan," tegas Bupati Arief dalam sambutannya.
Kolaborasi Total Seluruh Lini Pendidik
Ketua Panitia Pesantren Ramadhan, Siti Khumaidah, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan momentum emas untuk memperdalam pemahaman agama dan meningkatkan intensitas ibadah selama bulan suci. Target utamanya adalah seluruh SD dan SMP di wilayah Kabupaten Blora mampu melaksanakan Pesantren Ramadhan dengan menyesuaikan kondisi masing-masing sekolah tanpa mengurangi substansi nilai yang ingin dicapai.
Partisipasi dalam agenda ini diharapkan tidak hanya bertumpu pada guru pendidikan agama Islam semata. Kerja sama kolektif yang melibatkan guru kelas hingga guru bidang studi lainnya menjadi kunci keberhasilan program. Dengan keterlibatan seluruh elemen sekolah, atmosfer Ramadhan yang religius dan edukatif dapat dirasakan secara menyeluruh oleh siswa, sehingga transformasi akhlak dapat berjalan secara optimal dan berkelanjutan.

