BLORA – Peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) 1 Mei 2026 dijadikan momentum mendalam oleh Wakil Ketua DPRD Kabupaten Blora yang juga...
BLORA – Peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) 1 Mei 2026 dijadikan momentum mendalam oleh Wakil Ketua DPRD Kabupaten Blora yang juga Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Blora, Siswanto, S.Pd., M.H. Ia menyampaikan bahwa Hari Buruh bukan sekadar agenda tahunan, melainkan waktu untuk menghormati perjuangan para pekerja sebagai tulang punggung bangsa.
Peran strategis dari tangan para pekerja pembangunan.
Sebagai Ketua Umum Asosiasi DPRD Kabupaten Seluruh Indonesia (ADKASI) periode 2025–2030, Siswanto menegaskan peran strategis buruh dalam menjaga denyut ekonomi nasional. Menurutnya, dari tangan para pekerja, pembangunan bergerak, ketahanan keluarga terjaga, dan masa depan daerah dibangun.
“Buruh bukan hanya pencari nafkah. Mereka adalah pejuang kehidupan yang setiap hari mengorbankan tenaga, waktu, dan pikiran demi keluarga dan masa depan bangsa. Keringat mereka adalah kehormatan yang wajib dihargai,” ujar Siswanto kepada media di Blora, Jumat (1/5/2026).
Ia juga mengingatkan bahwa dalam nilai-nilai agama dan kemanusiaan, bekerja secara halal dan penuh tanggung jawab merupakan bentuk ibadah yang mulia. Karenanya, seluruh pihak diminta untuk lebih menghormati profesi pekerja, apa pun bidangnya.
“Jangan pernah memandang rendah pekerjaan seseorang. Dari buruh tani, buruh pabrik, sopir, tukang bangunan, hingga pekerja informal lainnya, semuanya punya kontribusi besar bagi negeri ini. Mereka adalah fondasi kehidupan sosial dan ekonomi kita,” lanjutnya.
May Day sebagai momentum memperkuat persaudaraan.
Tokoh Golkar Blora tersebut juga mengajak seluruh elemen masyarakat menjadikan May Day sebagai momentum memperkuat persaudaraan, menjaga kondusivitas daerah, serta membangun hubungan industrial yang sehat antara pekerja, pengusaha, dan pemerintah. Menurutnya, kemajuan bangsa tidak akan lahir dari konflik berkepanjangan, melainkan dari dialog, saling menghargai, dan kebersamaan dalam mencari solusi.
“Negara akan kuat jika buruhnya dihormati. Daerah akan maju jika pekerjanya sejahtera. Dan masyarakat akan damai jika semua pihak mau saling mendengar dan saling menghargai,” tegasnya.
Sebagai Ketua Umum ADKASI, Siswanto mendorong seluruh DPRD kabupaten di Indonesia agar lebih hadir memperjuangkan kebijakan yang berpihak kepada kesejahteraan pekerja, peningkatan lapangan kerja, perlindungan tenaga kerja, serta penguatan ekonomi kerakyatan.
“May Day harus menjadi pengingat bahwa pembangunan tidak boleh meninggalkan kaum pekerja. Mereka harus menjadi bagian utama dari kesejahteraan yang diperjuangkan negara,” katanya.
Doa dan apresiasi kepada seluruh pekerja Indonesia.
Di akhir pesannya, Siswanto menyampaikan doa dan apresiasi kepada seluruh pekerja Indonesia, khususnya masyarakat pekerja di Kabupaten Blora, yang telah ikut menjaga stabilitas sosial, ekonomi, dan semangat gotong royong di tengah tantangan zaman.
“Selamat Hari Buruh Internasional 2026. Tetaplah menjadi pribadi tangguh yang bekerja dengan hati, menjaga persatuan, dan menebarkan manfaat bagi sesama. Semoga setiap tetes keringat menjadi berkah, setiap langkah menjadi pahala, dan setiap perjuangan dibalas kemuliaan oleh Allah SWT,” pungkasnya.