Blora, 3 Juni 2026 – Tawa ceria dan semangat belajar mewarnai pelaksanaan Gebyar Literasi Desa Geneng yang dirangkai dengan Lomba Mewarnai T...
Blora, 3 Juni 2026 – Tawa ceria dan semangat belajar mewarnai pelaksanaan Gebyar Literasi Desa Geneng yang dirangkai dengan Lomba Mewarnai Tingkat TK dan PAUD, Rabu (3/6/2026). Kegiatan yang digelar Pemerintah Desa (Pemdes) Geneng, Kecamatan Jepon, Kabupaten Blora ini menjadi bukti nyata komitmen desa dalam mendukung tumbuh kembang anak melalui pendidikan, seni, dan literasi sejak usia dini.
Puluhan anak tampak antusias mengikuti lomba. Dengan penuh konsentrasi, mereka memadukan warna demi warna menjadi karya yang menggambarkan kreativitas dan imajinasi khas dunia anak-anak.
Forkopimcam Jepon Turut Hadir Berikan Dukungan
Kegiatan berlangsung meriah dengan kehadiran jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Jepon. Hadir dalam kesempatan tersebut Camat Jepon Andi Nurrohman, S.I.P., M.M., Danramil Jepon, Kapolsek Jepon, Sekretaris Kecamatan Jepon, Kepala Desa Geneng Jati, para guru, serta orang tua peserta.
Kehadiran unsur Forkopimcam menjadi simbol dukungan bersama terhadap upaya menciptakan generasi muda yang kreatif, cerdas, dan berkarakter sejak usia dini.
Bukan Sekadar Lomba, Tetapi Investasi Masa Depan
Dalam sambutannya, Camat Jepon Andi Nurrohman menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Desa Geneng yang telah menghadirkan kegiatan edukatif bagi anak-anak.
“Kami sangat mengapresiasi langkah Pemerintah Desa Geneng. Kegiatan lomba mewarnai tingkat PAUD dan TK ini sangat penting agar anak-anak kita dapat mengembangkan dan menyalurkan bakat seninya sejak dini, sekaligus melatih mereka untuk tampil berani dan percaya diri,” ujar Andi Nurrohman.
Menurutnya, pendidikan anak usia dini merupakan fondasi penting dalam membentuk karakter dan kualitas sumber daya manusia di masa mendatang.
50 Peserta Tunjukkan Bakat dan Imajinasi
Sebanyak 50 anak didik dari berbagai lembaga TK dan PAUD mengikuti perlombaan dengan penuh semangat. Jemari-jemari kecil mereka terlihat lincah memainkan krayon dan pensil warna untuk menghasilkan karya terbaik.
Suasana ruangan dipenuhi warna-warni dan keceriaan. Para guru serta orang tua yang mendampingi turut memberikan semangat, menciptakan atmosfer positif yang membuat anak-anak semakin percaya diri dalam menampilkan hasil karyanya.
Literasi Tidak Hanya Membaca, Tetapi Juga Berkarya
Kepala Desa Geneng, Jati, menyampaikan bahwa Gebyar Literasi merupakan bagian dari upaya membangun budaya belajar dan kreativitas di lingkungan masyarakat.
Menurutnya, literasi tidak hanya dimaknai sebagai kemampuan membaca dan menulis, tetapi juga kemampuan berpikir, berimajinasi, berkomunikasi, dan mengekspresikan diri secara positif.
"Anak-anak adalah aset masa depan desa. Karena itu, mereka harus diberi ruang untuk tumbuh, belajar, dan mengembangkan potensinya sejak dini," ungkapnya.
Momen Bahagia Saat Nama Juara Dipanggil
Kegembiraan semakin terasa saat panitia mengumumkan para pemenang lomba. Sorak tepuk tangan dari orang tua dan guru mengiringi satu per satu nama peserta yang berhasil meraih prestasi.
Sebagai bentuk apresiasi, panitia memberikan piala penghargaan, piagam, dan hadiah kepada para pemenang mulai dari Juara 1, Juara 2, Juara 3, hingga Juara Harapan 1, 2, dan 3.
Meski demikian, seluruh peserta sejatinya adalah pemenang karena telah berani tampil, belajar, dan menunjukkan kreativitas mereka.
Dari Desa Geneng untuk Generasi Indonesia
Di tengah berbagai tantangan perkembangan zaman, kegiatan sederhana seperti lomba mewarnai memiliki makna yang jauh lebih besar. Dari selembar kertas dan kotak pensil warna, lahir ruang bagi anak-anak untuk belajar berkreasi, berkompetisi secara sehat, dan menumbuhkan rasa percaya diri.
Melalui Gebyar Literasi ini, Pemdes Geneng bersama Forkopimcam Jepon berharap dapat terus menghadirkan program-program yang mendukung tumbuh kembang anak serta memperkuat kualitas sumber daya manusia sejak usia dini.
Sebab membangun masa depan tidak selalu dimulai dari proyek besar. Terkadang, masa depan itu dimulai dari senyum anak-anak yang sedang belajar memberi warna pada mimpi-mimpinya.
Reporter : Bloraweb
Blora, 3 Juni 2026