BLORA – Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Blora selaku Kordinasi pengawasan dan pembina Penyidik Pegawai Negeri Sipil PPNS Kabupat...
BLORA – Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Blora selaku Kordinasi pengawasan dan pembina Penyidik Pegawai Negeri Sipil PPNS Kabupaten Blora bergerak cepat. Selasa (2/6) pagi, mereka menggelar pertemuan penting bersama para Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) se-Kabupaten Blora. Bukan sekadar rapat biasa, agenda utamanya adalah menyamakan frekuensi dalam menggunakan KUHAP terbaru (UU No. 20 Tahun 2025) sebagai fondasi kerja yang lebih profesional, transparan, dan akuntabel.
Kegiatan yang berlangsung dari pukul 08.30 hingga 11.00 WIB di Ruang Gelar Satreskrim Polres Blora ini dihadiri langsung oleh Kasat Reskrim AKP Zaenul Arifin, jajaran inti Satreskrim, serta puluhan PPNS dari berbagai dinas: Satpol PP, Dinas Lingkungan Hidup, Dinas Perhubungan, Dinas Koperasi dan UKM, hingga Dinas Perizinan.
KUHAP Baru Bukan Sekadar Ganti Nama
Dalam sambutannya, AKP Zaenul Arifin menegaskan bahwa pembaruan regulasi ini adalah angin segar bagi penegakan hukum di Indonesia, khususnya di Blora.
“KUHAP yang baru tidak hanya mengubah beberapa pasal. Ia secara fundamental memperjelas batas kewenangan dan tanggung jawab kita, termasuk PPNS. Tidak ada lagi tumpang tindih atau keraguan saat bertindak di lapangan,” tegas AKP Zaenul.
Materi sosialisasi yang disampaikan oleh KBO Satreskrim dan Kanit I Satreskrim pun fokus pada poin-poin praktis: bagaimana PPNS sekarang memiliki pijakan hukum yang lebih kuat untuk melakukan penyidikan di bidangnya masing-masing, mulai dari lingkungan hidup hingga perizinan, tentu dengan koordinasi yang lebih terstruktur bersama Polri.
Sinergi Bukan Sekadar Kata Kunci, Ini Kebutuhan Sistem
Salah satu pesan paling kuat yang keluar dari diskusi adalah: Penegakan hukum yang efektif tidak bisa berjalan sendiri-sendiri. Lewat KUHAP baru, mekanisme koordinasi antara PPNS dan Polri bukan lagi prosedur formal yang kaku, melainkan alur kerja yang cair, terukur, dan diawasi bersama.
Hasilnya? Proses peradilan pidana yang lebih terpadu, cepat, dan berkeadilan.
Sesi Tanya Jawab : Tantangan Lapangan Diurai Satu per Satu
Yang membuat acara ini hidup bukan hanya materi, tapi sesi diskusi yang berjalan sangat interaktif. Para PPNS tak sungkan mengungkap kendala riil di lapangan,mulai dari mekanisme koordinasi lintas instansi hingga bagaimana menerapkan aturan baru di tengah dinamika masyarakat.
Suasana ruang gelar berubah menjadi war room pemecahan masalah. Semua kompak: kolaborasi adalah jawabannya.
Komitmen Nyata: Penegakan Hukum Blora Siap Lebih Berintegritas
Di akhir kegiatan, AKP Zaenul Arifin kembali menegaskan komitmen Polres Blora untuk tidak hanya mengawal, tetapi juga terus membina dan mengawasi kinerja PPNS.
“Kami ingin masyarakat Blora merasakan langsung dampaknya: penegakan hukum yang lebih pasti, adil, dan bebas dari prosedur berbelit. KUHAP baru dan sinergi yang kuat adalah kuncinya,” pungkasnya.