JOMBANG — Di sela hiruk-pikuk Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) di Jombang, Bupati Blora Dr. H. Arief Rohman atau Gus Arief memanfaatkan m...
JOMBANG — Di sela hiruk-pikuk Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) di Jombang, Bupati Blora Dr. H. Arief Rohman atau Gus Arief memanfaatkan momen untuk menggelar pertemuan informal dengan sejumlah kepala daerah dan wakil kepala daerah dari berbagai wilayah.
Pertemuan yang dikemas dalam suasana santai "ngopi bareng" itu tidak sekadar menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga ruang tukar pengalaman pemerintahan serta membahas peluang sinergi program antardaerah.
"Di sela-sela Muktamar NU di Jombang, kadang-kadang kader NU adakan ngopi bareng dan silaturahim," ujar Gus Arief kepada wartawan, Sabtu (29/8/2026).
Bahas Program Strategis yang Sejalan dengan Visi NU
Dalam diskusi santai tersebut, para kepala daerah membahas sejumlah program pemerintah yang memiliki kesesuaian dengan visi dan misi NU. Beberapa isu strategis yang mengemuka antara lain:
· Ketahanan pangan
· Penguatan koperasi
· Program Makan Bergizi Gratis (MBG)
· Pendidikan
· Kesehatan
"Program-program pemerintah yang sejalan dengan visi misi NU," ujar Gus Arief menjelaskan arah pembahasan.
Menurutnya, pertemuan ini menjadi penting karena setiap daerah memiliki kebijakan dan tantangan berbeda. Melalui komunikasi lintas daerah, para pemimpin dapat saling berbagi pengalaman dan melahirkan gagasan baru yang aplikatif sesuai kebutuhan masing-masing wilayah.
"Sinergi dan kerja sama antardaerah, saling berbagi, bertukar pengalaman antardaerah," tuturnya.
Sejumlah Nama Kepala Daerah Hadir
Pertemuan tersebut dihadiri oleh sejumlah kepala daerah dan wakil kepala daerah kader NU, di antaranya:
· Bupati Jombang Warsubi
· Wakil Bupati Jombang M. Salmanudin
· Bupati Blora Dr. H. Arief Rohman
· Bupati Situbondo Yusuf Rio Wahyu Prayogo
· Wakil Bupati Malang Dra. Hj. Latifah Shohib
· Wakil Bupati Probolinggo Fahmi Abdul Haq Zaini (Fahmi AHZ)
· Wakil Wali Kota Tegal Hj. Tazkiyyatul Muthmainnah
· Wakil Bupati Merauke Fauzun Nihayah
· Wakil Wali Kota Kediri KH. Qowimuddin
Pererat Jejaring Kader NU di Pemerintahan
Bagi Gus Arief, pertemuan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat silaturahmi antarkader NU yang kini mengemban amanah di pemerintahan. Muktamar ke-35 NU yang mempertemukan ribuan warga Nahdliyin dari berbagai daerah dinilai sebagai momentum strategis untuk memperluas komunikasi dan jejaring kerja sama.
Gus Arief menilai, komunikasi antardaerah penting untuk memastikan program pembangunan saling memperkuat, terutama di sektor-sektor yang menyentuh langsung kepentingan masyarakat seperti pangan, pendidikan, dan kesehatan.
"Pendidikan, kesehatan, ketahanan pangan, koperasi, MBG dan program lainnya," bebernya.
Dari Pagar Nusa hingga Pemerintahan
Kehadiran Gus Arief di Muktamar NU Jombang tidak lepas dari kiprahnya di badan otonom NU, khususnya Pagar Nusa. Sebagai Ketua Pimpinan Wilayah Pagar Nusa Jawa Tengah, ia turut mengerahkan puluhan pasukan inti untuk membantu pengamanan jalannya muktamar.
Namun di sisi lain, sebagai kepala daerah, ia memanfaatkan momen ini untuk membangun komunikasi dengan sesama kader NU di pemerintahan.
Gus Arief berharap pertukaran gagasan yang terjadi tidak berhenti di momentum muktamar, tetapi dapat menjadi pintu masuk bagi lahirnya kolaborasi konkret antardaerah ke depan.
"Siapapun yang jadi, kita ikuti keputusan muktamar. Yang terpenting, NU semakin maju dan bermanfaat bagi umat," pungkasnya.