Menjelang Natal dan Tahun Baru 2026, Satlantas Polres Blora bersama TNI dan Pemkab Blora bersihkan jalur Blora-Randublatung tingkatkan visibilitas.
BLORA – Matahari Jumat pagi (19/12/2025) belum genap memanjat pucuk-pucuk jati di kawasan Ngodo, namun riuh rendah suara arit yang beradu dengan ranting dan deru mesin pemotong rumput telah memecah keheningan hutan yang masih basah. Di ruas jalan yang menghubungkan Blora dan Randublatung, puluhan pria berseragam loreng, cokelat, dan dinas pemerintah tampak bahu-membahu "mendandani" wajah jalan.
Mereka tidak sedang membangun monumen, melainkan sedang bertaruh dengan waktu demi keselamatan para pengelana yang akan pulang kampung merayakan Natal dan menyambut fajar Tahun Baru.
Tak sebatas pada seremoni pembersihan sampah. Fokus utama tim gabungan dari Satlantas Polres Blora, TNI, DLH, dan PUPR ini adalah "memerdekakan" bahu jalan dari kepungan semak belukar juga tumbuhan air yang kian kuat mengangkangi badan jalan. Di jalur ini, visibilitas, jarak pandang, menjadi harga mati. Satu ranting yang menjorok terlalu jauh ke badan jalan bisa menjadi tirai kematian bagi pengendara yang melaju kencang.
Kapolres Blora, AKBP Wawan Andi Susanto, melalui Kasat Lantas AKP Anggito Erry Kurniawan, menegaskan bahwa kenyamanan masyarakat adalah prioritas mutlak.
"Sasaran utama kami adalah membersihkan tumbuhan belukar dan semak turus jalan yang sudah menjorok ke badan jalan. Hal ini sangat penting agar pengguna jalan merasa aman dan nyaman saat melintas," ujar AKP Anggito di sela-sela kegiatannya.
Kegiatan yang juga dihadiri Asisten 2 Setda Blora, Dasiran, ini menjadi potret nyata sinergitas lintas sektoral. Personel dari Polsek Jepon dan Polsek Randublatung pun turun tangan, memastikan bahwa jalur yang dikenal memiliki intensitas kendaraan tinggi ini tidak hanya bersih, tapi juga tetap lancar selama proses kerja bakti berlangsung.
Meski fokus pada kebersihan, aspek keselamatan kerja tetap menjadi napas utama. Mengingat lokasi yang bersentuhan langsung dengan aspal panas dan laju kendaraan, pengaturan lalu lintas dilakukan dengan ketat agar tak ada kemacetan yang merugikan publik.
Harapannya sederhana namun mendalam: saat lonceng Natal berdentang dan kembang api tahun baru melesat ke langit, tak ada duka yang tertinggal di aspal Blora-Randublatung. Dengan jalan yang lapang dan pandangan yang terang, angka kecelakaan diharapkan mampu ditekan hingga ke titik nadir.


