REMBANG – Di tanah Rembang yang basah oleh doa dan taburan bunga, Pemerintah Kabupaten Blora mengirimkan lebih dari sekadar penghormatan. T...
REMBANG – Di tanah Rembang yang basah oleh doa dan taburan bunga, Pemerintah Kabupaten Blora mengirimkan lebih dari sekadar penghormatan.
Tahlil dipanjatkan, doa dilangitkan, dan harapan husnul khatimah dipersembahkan untuk Raden Ajeng Kartini, Senin (27/4/2026).
“Kita doakan semoga perjuangannya langgeng dan bisa kita teruskan,” ujar Bupati Blora, Arief Rohman, dengan nada haru.
Ia menegaskan, ziarah ini bukan sekadar tradisi, melainkan ikhtiar spiritual untuk menghidupkan kembali nilai-nilai perjuangan Kartini dalam kehidupan nyata.
Rombongan ziarah dipimpin langsung oleh Bupati Arief Rohman, didampingi Wakil Bupati Sri Setyorini, Ketua TP PKK Ainia Shalichah, jajaran Forkopimda, organisasi wanita, kepala OPD, hingga para camat.
Kehadiran mereka disambut hangat oleh perwakilan Pemerintah Kabupaten Rembang dan pengurus makam di Desa Bulu.
Suasana khidmat terasa saat lantunan tahlil dan doa dipanjatkan bersama. Prosesi dilanjutkan dengan tabur bunga di pusara Kartini dan keluarganya sebagai sebuah simbol penghormatan sekaligus pengingat bahwa perjuangan belum pernah benar-benar usai.
“Alhamdulillah, hari ini kami bersama Forkopimda, Ibu Wakil Bupati, Ketua TP PKK dan GOW dapat berziarah. Beliau inspirasi kita semua. Kita doakan husnul khatimah, dan kita lanjutkan perjuangannya,” tutur Bupati Arief.
Ia menambahkan, kekuatan doa harus berjalan beriringan dengan kerja nyata.
“Doa adalah kekuatan pertama. Setelah itu, ikhtiar tak kenal lelah.”
Keteladanan Spiritual dan Peran Perempuan
Bupati Arief juga menekankan bahwa sosok Kartini bukan hanya simbol emansipasi, tetapi juga teladan spiritual.
“Kartini mengajarkan bahwa seorang muslimah bisa menjadi pelopor perubahan tanpa meninggalkan akar spiritualnya. Maka kami berdoa di pusaranya, lalu berjanji untuk meneruskan amanahnya.”
Tali Asih dan Napak Tilas Perjuangan
Sebagai bentuk kepedulian, rombongan turut menyerahkan tali asih kepada pengurus makam. Agenda kemudian dilanjutkan dengan mengunjungi Museum R.A. Kartini di Kota Rembang.
Di museum tersebut, rombongan menelusuri jejak kehidupan Kartini melalui berbagai peninggalan bersejarah, mulai dari benda pribadi, dokumentasi foto, hingga karya tulis yang sarat nilai perjuangan dan pemikiran maju.
Perkuat Silaturahmi Blora - Rembang
Kunjungan ini juga menjadi momentum mempererat hubungan antar daerah. Bupati Blora bersilaturahmi dengan Bupati Rembang, Harno, dalam suasana penuh kehangatan.
“Maturnuwun Pak Bupati Rembang, senior sekaligus sedulur kami. Semoga silaturahmi ini terus terjalin dan kita bisa bersama-sama membangun daerah,” ujar Arief.
Bupati Rembang menyambut baik kunjungan tersebut dan berharap sinergi antara Blora dan Rembang terus meningkat demi kemajuan bersama.
Pesan Mendalam: Doa, Keteladanan, dan Amanah
Ziarah ini meninggalkan pesan yang kuat: doa adalah kekuatan, keteladanan adalah jalan, dan perjuangan adalah amanah.
Kartini mungkin telah tiada, namun nilai-nilainya tetap hidup dalam setiap langkah ikhtiar, dalam setiap pengabdian, dan dalam setiap mimpi yang terus diperjuangkan.
“Kartini hidup kembali setiap kali seorang anak perempuan bersekolah, setiap kali seorang ibu berani bermimpi. Itulah doa kami yang paling nyata,” pungkas Bupati Arief.
#ZiarahKartini #DoaDanIkhtiar #KartiniHidup #PerempuanBerdaya #BloraRembangBersaudara #InspirasiTanpaBatas