Cepu, 23 Mei 2026 – Kegiatan nonton bersama film dokumenter Pesta Babi yang diselenggarakan oleh BEM STTR pada Jumat (23/5/2026) menjadi rua...
Cepu, 23 Mei 2026 – Kegiatan nonton bersama film dokumenter Pesta Babi yang diselenggarakan oleh BEM STTR pada Jumat (23/5/2026) menjadi ruang refleksi mengenai isu lingkungan, pembangunan, dan keberlangsungan ruang hidup masyarakat.
Film tersebut menghadirkan pesan kuat tentang hubungan manusia dengan alam serta dampak yang muncul ketika pembangunan tidak berjalan beriringan dengan upaya pelestarian lingkungan.
Agus Flash Soroti Kondisi Alam
Usai mengikuti kegiatan tersebut, aktivis lingkungan Agus Flash menyampaikan keprihatinannya terhadap kondisi lingkungan yang saat ini menghadapi berbagai tantangan akibat perubahan dan eksploitasi yang terus terjadi.
“Saya sedih melihat kondisi alam yang seharusnya dijaga bersama. Manusia itu lahir dari bumi, hidup dari bumi, menikmati hasil dari bumi untuk kehidupan sehari-hari, bahkan ketika matipun kita kembali ke bumi. Karena itu, menjaga bumi seharusnya menjadi tanggung jawab bersama,” ujar Agus Flash.
Lingkungan Bukan Sekadar Persoalan Alam
Menurutnya, film dokumenter tersebut memberikan pelajaran bahwa persoalan lingkungan bukan hanya tentang alam semata, tetapi juga berkaitan erat dengan kehidupan masyarakat, budaya, dan masa depan generasi mendatang.
Ia menilai berbagai persoalan lingkungan dapat muncul ketika kepentingan ekonomi dan pembangunan tidak berjalan seimbang dengan upaya pelestarian lingkungan serta perlindungan terhadap ruang hidup masyarakat.
Pembangunan Harus Berdampingan dengan Kehidupan Masyarakat
“Pemerintah dapat menjalankan pembangunan sebagai bagian dari kemajuan, namun penting juga memperhatikan masyarakat yang terdampak agar tidak terjadi ketimpangan sosial maupun lingkungan. Pembangunan perlu berjalan berdampingan dengan keberlangsungan ruang hidup masyarakat yang selama ini menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari,” tambahnya.
Ajakan Menjaga Bumi Bersama
Melalui kegiatan ini, diharapkan tumbuh kesadaran bersama bahwa menjaga lingkungan bukan hanya tugas pemerintah atau kelompok tertentu, melainkan tanggung jawab seluruh elemen masyarakat demi keberlanjutan kehidupan di masa depan.
Manusia lahir dari bumi, hidup dari bumi, dan kembali ke bumi.