BLORA — Bupati Blora Dr. H. Arief Rohman melantik Sunaryo, S.Pd., sebagai Sekretaris Daerah Kabupaten Blora di Halaman Kantor Bupati Blora, ...
BLORA — Bupati Blora Dr. H. Arief Rohman melantik Sunaryo, S.Pd., sebagai Sekretaris Daerah Kabupaten Blora di Halaman Kantor Bupati Blora, Rabu (28/10/2026). Pelantikan berlangsung setelah upacara peringatan ke-98 Hari Sumpah Pemuda.
Pelantikan Bertepatan dengan Hari Sumpah Pemuda
Acara dihadiri Wakil Bupati Blora Hj. Sri Setyorini, jajaran Forkopimda, Pj. Sekda Blora Dasiran, serta kepala perangkat daerah, camat, dan pejabat eselon II dan III di lingkungan Pemerintah Kabupaten Blora.
Bupati menegaskan bahwa pelantikan Sekda merupakan bagian dari proses penyelenggaraan pemerintahan daerah untuk menjamin keberlangsungan tugas pemerintahan, pembangunan, dan pelayanan masyarakat.
Sekda Diminta Perkuat Koordinasi dan Birokrasi
Dalam sambutannya, Bupati menyampaikan bahwa Sekda memiliki peran strategis dalam memastikan koordinasi, sinkronisasi, dan pembinaan birokrasi berjalan efektif sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan. Sekda juga menjadi penggerak utama birokrasi agar program pembangunan terlaksana secara terpadu, efektif, dan akuntabel.
“Saya percaya, dengan pengalaman, kompetensi, dan dedikasi yang Saudara miliki, akan mampu menjalankan tugas dan tanggung jawab ini dengan sebaik-baiknya,” ujar Bupati.
Bupati berharap Sunaryo segera menyesuaikan diri, membangun koordinasi kuat dengan seluruh perangkat daerah, serta menciptakan iklim kerja yang kondusif. Sinergi dengan DPRD, Forkopimda, instansi vertikal, dan pemangku kepentingan juga perlu terus diperkuat.
Ia juga mengajak seluruh jajaran pemerintah daerah memperkuat profesionalisme, integritas, disiplin, dan nilai-nilai dasar ASN BerAKHLAK.
Anggaran 2027 dan Reformasi Birokrasi Jadi Prioritas
Usai dilantik, Sunaryo menyampaikan bahwa pembahasan anggaran Tahun 2027 menjadi salah satu prioritas yang harus segera ditangani. Menurutnya, harmonisasi dan sinkronisasi antarperangkat daerah perlu diperkuat agar selaras dengan visi-misi kepala daerah dan program prioritas nasional dalam Asta Cita.
“Pembahasan anggaran 2027 ini mendesak. Kita perlu melakukan harmonisasi dan sinkronisasi antarperangkat daerah. Semuanya tidak bisa berjalan sendiri-sendiri, tetapi harus sinkron dari bawah hingga atas demi mencapai tujuan bersama,” ungkapnya.
Selain anggaran, Sunaryo menyebut sejumlah aspek tata kelola pemerintahan yang perlu diperkuat, yaitu SAKIP, Reformasi Birokrasi, harmonisasi peraturan perundang-undangan, dan pengelolaan barang milik daerah.
Harapan Penguatan Tata Kelola dan Pelayanan Publik
Dengan dilantiknya Sekda baru, Pemerintah Kabupaten Blora diharapkan semakin memperkuat koordinasi lintas perangkat daerah, meningkatkan kualitas tata kelola pemerintahan, serta memastikan program pembangunan selaras dengan prioritas daerah dan nasional.