KUNDURAN, BLORA – Musibah kebakaran yang menimpa warga Desa Muraharjo, Kecamatan Kunduran, Kabupaten Blora, mengundang kepedulian jajaran Po...
KUNDURAN, BLORA – Musibah kebakaran yang menimpa warga Desa Muraharjo, Kecamatan Kunduran, Kabupaten Blora, mengundang kepedulian jajaran Polsek Kunduran. Bukan hanya hadir menjaga keamanan, polisi bersama Pemerintah Desa Muraharjo dan Bhayangkari Ranting Kunduran turun langsung memberikan bantuan kepada para korban, Kamis (3/9/2026).
Dipimpin Kapolsek Kunduran IPTU Budi Santoso, S.H., M.H., kegiatan bakti sosial tersebut berlangsung sejak pukul 10.00 WIB. Penyerahan bantuan turut dihadiri Kepala Desa Muraharjo, para Kanit dan anggota Polsek Kunduran, serta jajaran Bhayangkari Ranting Kunduran.
Kehadiran polisi di tengah warga terdampak kebakaran tidak sekadar membawa paket bantuan. Suasana penuh empati dan kekeluargaan terlihat ketika petugas menyapa, mendengarkan keluh kesah, serta memberikan semangat kepada keluarga korban.
“Kami Keluarga Besar Warga Muraharjo”
Kapolsek Kunduran IPTU Budi Santoso menyampaikan rasa duka mendalam atas musibah yang dialami warga. Menurutnya, kepolisian tidak hanya hadir ketika masyarakat membutuhkan pelayanan keamanan, tetapi juga harus berada di tengah warga ketika menghadapi kesulitan.
«“Musibah kebakaran ini adalah ujian yang berat bagi saudara-saudara kita. Kami di Polsek Kunduran merasa kehilangan yang sama, karena warga Desa Muraharjo adalah bagian dari keluarga besar kami,” ujar IPTU Budi Santoso.»
Ia menyadari bantuan yang diberikan tidak akan mampu menggantikan seluruh kerugian yang dialami korban. Namun, bantuan tersebut diharapkan dapat sedikit meringankan beban sekaligus menjadi penyemangat agar para korban tidak merasa menghadapi musibah seorang diri.
«“Bantuan sembako dan logistik ini memang tidak sebanding dengan kerugian materi yang diderita. Tetapi kami berharap ini bisa menjadi pelecut semangat bahwa kalian tidak sendiri. Kami akan terus mendampingi proses pemulihan pascabencana ini,” tegasnya.»
Polisi Ingatkan Warga Waspadai Kebakaran
Selain memberikan bantuan, Kapolsek Kunduran juga mengingatkan masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran di lingkungan rumah.
Ia meminta warga rutin memeriksa instalasi listrik, memastikan tidak ada kabel terkelupas atau sambungan yang berpotensi menimbulkan korsleting, serta memastikan kompor dan peralatan rumah tangga dalam kondisi aman sebelum meninggalkan rumah atau beristirahat.
«“Mari kita jadikan peristiwa ini sebagai pelajaran berharga. Periksa secara rutin instalasi listrik di rumah, jangan biarkan kabel terkelupas, dan pastikan kompor gas dalam kondisi aman sebelum ditinggal tidur. Keselamatan jiwa adalah yang utama,” pesannya.»
Kapolsek juga mengajak masyarakat untuk segera melapor apabila menemukan potensi gangguan keamanan maupun tanda-tanda yang dapat memicu terjadinya bencana.
Bantuan Sembako hingga Perlengkapan Darurat
Dalam kegiatan tersebut, bantuan diserahkan secara simbolis kepada perwakilan keluarga korban. Bantuan yang diberikan antara lain paket sembako, perlengkapan dapur darurat, serta pakaian layak pakai.
Bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian dan solidaritas yang dihimpun dari internal kepolisian, Bhayangkari, serta jajaran pemerintah desa.
Kapolsek Kunduran mengapresiasi sinergi seluruh pihak yang ikut membantu proses penanganan warga terdampak kebakaran, mulai dari Pemerintah Desa Muraharjo, tokoh masyarakat hingga jajaran kepolisian.
Menurutnya, semangat gotong royong menjadi kekuatan penting bagi masyarakat untuk bangkit setelah mengalami musibah.
Kegiatan berlangsung aman, tertib dan kondusif. Di tengah suasana duka, kehadiran polisi, pemerintah desa dan Bhayangkari menjadi penguat bagi warga korban kebakaran untuk kembali menata kehidupan.
Bagi Polsek Kunduran, hadir di tengah masyarakat bukan sekadar tugas. Ketika warga tertimpa musibah, polisi ingin memastikan bahwa mereka tidak berjalan sendirian.